visitor

Pages

Senin, 27 Juni 2011

peran minat terhadap jabatan

Peran Minat Terhadap Jabatan

A.      Pengertian Minat
Menurut John Holland, minat adalah aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu di mana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat pada bidang yang akan ditekuni.
Minat, menurut Chauhan (1978) pada orang dewasa menentukan aturan penting dalam perkembangan pribadi dan prilaku mereka. Minat adalah hal penting untuk mengerti individu dan menuntun aktivitas dimasa yang akan datang. Krapp, Hidi, dan Renninger (Pintrich dan Schunk, 1996) membagi definisi minat secara umum menjadi tiga, yaitu: minat pribadi, minat situasi dan minat dalam ciri psikologi. Diantaranya adalah sebagai berikut :
a)    Minat pribadi, diartikan sebagai karakteristik kepribadian seseorang yang relatif stabil, yang cendrung menetap pada diri seseorang. Minat pribadi biasanya dapat langsung membawa seseorang pada beberapa aktifitas atau topik yang spesifik. Minat pribadi dapat dilihat ketika seseorang menjadikan sebuah aktivitas atau topik sebagai pilihan untuk hal yang pasti, secara umum menyukai topik atau aktivitas tersebut, menimbulkan kesenangan pribadi serta topik atau aktivitas yang dijalani memiliki arti penting bagi seseorang tersebut.
b)    Minat situasi merupakan minat yang sebagian besar dibangkitkan oleh konsisi lingkungan.
c)    Minat dalam ciri psikologi merupakan interaksi dari minat pribadi seseorang dengan ciri-ciri minat lingkungan. Renninger menjelaskan bahwa minat pada definisi ini tidak hanya pada karena seseorang lebih menyukai sebuah aktivitas atau topik, tetapi karena aktivitas atau topik tersebut memiliki nilai yang tinggi dan mengetahui lebih banyak mengenai topik atau aktivitas tersebut.
Menurut Dewa Ketut Sukardi (1984: 46) minat adalah suatu perangkat mental yang terdiri dari kombinasi, perpaduan dan campuran dari perasaan, harapan, prasangka, cemas, takut dan kecenderungan-kecenderungan lain yang bisa mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu. Minat sangat besar pengaruhnya dalam mencapai prestasi dalam suatu pekerjaan, jabatan, atau karir. Tidak akan mungkin orang tidak berminat akan suatu pekerjaan akan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. Minat dapat diartikan sebagai rasa senang atau tidak senang dalam menghadapi suatu obyek (Mohamad Surya, 2003: 100). Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap sesuatu obyek. Hal ini dikemukakan oleh Slameto (1995: 180) yang menyatakan bahwa minat sebagai suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minar pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat.
Berbicara tentang minat, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBD) karangan WJS Poerwadarminta, minat diartikan sebagai perhatian, kesukaan (kecenderungan hati) kepada sesuatu. Minat merupakan suatu rasa suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau semakin dekat hubungan tersebut, semakin besar minat.
B.      Macam-macam Minat
Kuder dalam (Purwaningrum, 1994:14), mengelompokkan minat menjadi 10, yaitu:
1.       Minat terhadap alam sekitar, yaitu minat terhadap pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan alam,    binatang, dan tumbuhan.
2.       Minat mekanis, yaitu minat terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan mesin-mesin atau alat teknis.
3.       Minat hitung-menghitung, yaitu minat terhadap jabatan yang membutuhkan perhitungan.
4.       Minat terhadap pengetahuan, yaitu minat untuk menemukan fakta-akta baru dan pemecahan problem.
5.       Minat persuasif, yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan mempengaruhi orang lain.
6.       Minat seni, yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan kesenian, kerajinan, dan kreasi tangan.
7.       Minat literer, yaitu minat yang berhubungan dengan masalah-masalah membaca dan menulis berbagai karangan.
8.       Minat musik, yaitu minat terhadap masalah-masalah musik, seperti menonton konser, dan memainkan alat-alat musik.
9.       Minat layanan sosial, yaitu minat terhadap pekerjaan membantu orang lain.
10.    Minat klerikal, yaitu minat yang berhubungan dengan pekerjaan administratif.

C.      Aspek-aspek Minat
     Minat terbagi menjadi 3 aspek, yaitu: (Hurlock, 1995 : 117)
a)  Aspek Kognitif
Berdasarkan atas pengalaman pribadi dan apa yang pernah dipelajari baik di rumah, sekolah dan masyarakat serta dan berbagai jenis media massa.
b)  Aspek Afektif
Konsep yang membangun aspek kognitif, minat dinyatakan dalam sikap terhadap kegiatan yang ditimbulkan minat. Berkembang dari pengalaman pribadi dari sikap orang yang penting yaitu orang tua, guru dan teman sebaya terhadap kegiatan yang berkaitan dengan minat tersebut dan dari sikap yang dinyatakan atau tersirat dalam berbagai bentuk media massa terhadap kegiatan itu.
c)  Aspek Psikomotor
Berjalan dengan lancar tanpa perlu pemikiran lagi, urutannya tepat. Namun kemajuan tetap memungkinkan sehingga keluwesan dan keunggulan meningkat meskipun ini semua berjalan lambat.
D.  Beberapa kondisi yang mempengaruhi minat :
a)  Status ekonomi
Apabila status ekonomi membaik, orang cenderung memperluas minat mereka untuk mencakup hal yang semula belum mampu mereka laksanakan. Sebaliknya kalau status ekonomi mengalami kemunduran karena tanggung jawab keluarga atau usaha yang kurang maju, maka orang cenderung untuk mempersempit minat mereka.
b)  Pendidikan
Semakin tinggi dan semakin formal tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang maka semakin besar pula kegiatan yang bersifat intelek yang dilakukan. Seperti yang dikutip Notoatmojo, 1997 dari L.W. Green mengatakan bahwa “Jika ada seseorang yang mempunyai pengetahuan yang baik, maka ia mencari pelayanan yang lebih kompeten atau  lebih aman baginya”. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan akan mempengaruhi pemanfaatan fasilitas pelayanan yang ada sehingga berpengaruh pada kondisi kesehatan mereka.
c)  Tempat tinggal
Dimana orang tinggal banyak dipengaruhi oleh keinginan yang biasa mereka penuhi pada kehidupan sebelumnya masih dapat dilakukan atau tidak.
E.  Faktor - faktor utama yang mempengaruhi minat seseorang
a)  Kondisi pekerjaan
Tempat kerja yang memiliki suasana yang menyenangkan dengan didukung oleh kerja sama yang profesional, saling bantu dapat meningkatkan produksi.
b)  Sistem pendukung
Dalam bekerja sangat diperlukan sistem pendukung yang memadai bagi para pekerjanya sehingga diperoleh hasil produksi yang maksimal, misalnya fasilitas kendaraan, perlengkapan pekerjaan yang memadai, kesempatan promosi, kenaikan pangkat/kedudukan.
c)  Pribadi pekerja
Semangat kerja, pandangan pekerja terhadap pekerjaannya, kebanggan memakai atribut bekerja, sikap terhadap pekerjaannya.
F.       pengertian Jabatan
Pekerjaan (occupation, vocation, career) merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia dewasa yang sehat, di mana pun dan kapan pun mereka berada. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas, apalagi kalau sampai menjadi penganggur. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. Penelitian Levinson (dalam Isaacson, 1985) menunjukkan bahwa komponen terpenting dari kehidupan manusia dewasa adalah: (1) keluarga, dan (2) pekerjaan. Dua komponen tersebut sangat menentukan kebahagian hidup manusia, sehingga tidak mengherankan jika masalah pekerjaan dan keluarga praktis menyita seluruh perhatian, energi, dan waktu orang dewasa.
Pengertian jabatan disini bukan menunjukkan pada kedudukan sebagai manajer (fisrt line, middle, top) dalam perusahaan. Pengertian jabatan disini adalah menyangkut penempatan seseorang pada suatu pekerjaan tertentu, apakah itu manajerial, operasional, atau profesi. Jenis jabatan yang digunakan sebagai dasar analisis adalah Klasifikasi Jabatan Indonesia (KJI) yang merupakan adopsi dari International Standard Clasification of Ocuption (ISCO). Menurut Klasifikasi Jabatan Indonesia, jenis jabatan dibedakan menjadi delapan yaitu :
1. Professional
2. Manajerial
3. Tenaga produksi
4. Klerikal
5. Pekerja pertanian
6. Pramuniaga
7. Teknisi
8. Lain-lain
G.      Peran Minat terhadap Jabatan
Minat pada hakikatnya merupakan pernyataan kepribadian seseorang yang diwujudkan dalam kalimat terhadap sebuah jabatan atau pekerjaan. Minat jabatan merupakan pernyataan yang menggambarkan kepribadian dalam pekerjaan, hobi, aktivitas-aktivitas. yang berhubungan dengan rekreasi dan preferensi. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa seseorang lebih menyukai satu hal dan pada hal lainnya dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Seorang yang memiliki minat terhadap subyek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap subyek tersebut Menurut Crow & Crow, minat dapat membantu seseorang untuk meringankan pekerjaan yang sifatnya menuntut usaha fisik maupun mental yang cukup ketat, karena dengan minat maka seseorang akan mempunyai suka terhadap pekerjaan itu.
Profesi menurut Sutjipto (2004) diartikan sebagai suatu pekerjaan yang bersifat relatif lama dan perlu pendidikan yang khusus serta perlu adanya latihan khusus pula. Menurut Dedi Supriadi (1998) profesi menunjukkan pada suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntu keahlian, tanggung jawab dan kesetiaan terhadap pekerjaan itu. Sahertian (1994) profesi adalah suatu pernyataan atau janji yang terbuka yang menyatakan bahwa seseorang itu mengabdikan dirinya pada suatu profesi atau pelayanan karena orang tersebut merasa terpanggil untuk menjabat pekerjaan itu.
Dalam memutuskan mengambil atau melakukan sesuatu, pasti seseorang tak akan lepas dari dua hal, yakni karena dia memang menginginkannya dan karena terpaksa melakukannya. Termasuk juga ketika seseorang memilih suatu jabatan atau pekerjaan tertentu. Yaitu karena dia memang punya keinginan atau minat atau dia terpaksa memilih pekerjaan atau jabatan tersebut secara terpaksa karena tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan.
Menurut Djarhidin Ancok, minat seseorang dalam memilih suatu jenis pekerjaan adalah merupakan suatu hal yang penting bagi kesuksesan seseorang dalam pekerjaannya. Anne Roe menambahkan bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang, karena dengan adanya minat pada diri seseorang dapat menimbulkan perasaan suka, serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terbadap intensitas. respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau stimulus yang terjadi di lingkungannya.
Berbagai rumusan tentang minat di atas dapat kita kaitkan terhadap profesi Pekerjaan sebagai sebuah profesi karena sekurang-kurangnya sudah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dikatakan oleh Mohammad Uzer Usman berikut:
a.  Memuliki kode etik sebagai acuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
b. Memiliki klien/objek layanan tetap seperti dokter dengan pasiennya guru dengan muridnya.
c.  Diakui oleh masyarakat karena memang diperlukan jasanya di masyarakat
d. Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam.
e. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya.
Maka minat terhadap pekerjaan mengandung implikasi munculnya perasaan suka, senang, tertarik dan keterikatan yang kuat terhadap segala aktivitas yang ditimbulkan dari profesi atau pekerjaan yang dipilih. Apabila seseorang berminat terhadap pekerjaan tertentu maka dia akan melaksanakan dengan perasaan bahagia, penuh tanggung jawab dan disiplin yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diberikan. Memberikan porsi waktu yang lebih terkait dengan tugas-tugas profesinya, mengerahkan segenap tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan/sasaran pembelajaran yang telah direncanakan. Disini dapat dikatakan bahwa minat merupakan variabel motivasional yang dapat mengaktifkan prilaku dan respon seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya
Dari uraian di atas dapat disimpulkan indikator minat terhadap pekerjaan adalah sebagai berikut:
a. Perasaan tertarik terhadap pekerjaan.
b. Perhatian terhadap pekerjaan .
c. Suasana hati selama melaksanakan tugas .
d. Kerja keras/usaha dalam menyelesaikan pekerjaan
Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa minat dapat berperan sebagai variabel motivasional, maka minat bisa menentukan langkah-langkah atau aktivitas yang akan diperbuat oleh seseorang. Minat merupakan dorongan kejiwaan yang mampu memberi kekuatan besar dalam melaksanakan aktivitas. Untuk mencapai sukses dalam melaksanakan sga1a aktivitas /pekerjaannya, maka minat menjadi faktor pendorong yang penting, sebagaimana dikatakan oleh Djamaludin Ancok.
Hal senada dikatakan oleh Anne Roe bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang, karena dengan adanya minat pada did seseorang dapat menimbulkan perasaan seks, serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terhadap intensitas respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau. stimulus yang terjadi di lingkungannya.
Maka dapat dikatakan bahwa minat seseorang terhadap pekerjaannya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil kerjanya. Sebagaimana disampaikan oleh Cruze. bahwa orang yang punya. kemampuan rata-rata akan sangat berhasil dalam pekerjaannya apabila seseorang tersebut mempunyai minat terhadap pekerjaannya, karena .dengan adanya minat yang tinggi dapat membantu atau mendorong seseorang untuk lebih termotivasi dalam berusaha mencapai suatu keberhasilan.
Lebih jlentreh dikatakan oleh Flippo bahwa orang yang mempunyai minat yang tinggi terhadap pekerjaan akan mempunyai kecenderungan untuk bekerja lebih baik, lebih hati-hati, dapat bekerja dengan perasaan gembira, sehingga dapat mengurangi atau menekan keluhan-keluhan serta kejenuhan.
Orang yang mempunyai minat terhadap profesi tertentu akan selalu memperhatikan dan akan bekerja dengan perasaan bahagia, tidak akan dirasa sebagai pekerjaan yang berat. Minat juga dapat membantu seseorang untuk mengurangi rasa lelah, rasa bosan atas suatu pekerjaan, terutama pada pekerjaan yang sifatnya monoton. Orang yang memiliki minat terhadap pekerjaannya akan bekerja dengan perasaan gembira dan bersemangat, penuh tanggung jawab (responsibility) dan bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan aktivitas tersebut.
H.      . Metode pengukuran minat
Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengadakan pengukuran minat, menurut Nurkancana dan Sumartana (dalam Tomi Darmawan, 2007), metode pengukuran minat yaitu:
1. Observasi
Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik penelitian yang sangat penting. Pengamatan itu digunakan karena berbagai alasan.Ternyata ada beberapa tipologi pengamatan. Terlepas dari jenis pengamatan, dapat dikatakan bahwa pengamatan terbatas dan tergantungpada jenis dan variasi pendekatan (Moleong, 2007: 242).Jorgensen dalam Mulyana (2004:164), mengemukakan bahwa metode pengamatan berperanserta dapat didefinisikan berdasarkan tujuhciri berikut : minat khusus pada makna dan interaksi manusia berdasarkan perspektif orang-orang dalam atau anggota-anggota situasi atau keadaan tertentu, fondasi penelitian dan metodenya adalah kedisinian dan kekinian kehidupan sehari-hari, bentuk teori dan penteorian yang menekankan interpretasi dan pemahaman eksistensi manusia, logika dan proses penelitian yang terbuka, luwes, oportunistik, dan menuntut redefinisi apa yang problematic, berdasarkan fakta yang diperoleh dalam situasi nyata eksustensi manusia, pendekatan dan rancangan yang mendalam, kualitatif, dan studi kasus, penerapan peran partisipan yang menuntut hubungan langsung dengan pribumi lapangan, penggunaan pengamatan langsung bersama metode lainnya dalam mengumpulkan informasi. Menurut Arikunto (2006:229), sebagai contoh dapat dikemukakan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui proses belajar mengajar di kelas. Variabel akan diungkap didaftar, kemudian di tally kemunculannya, dan jika perlu kualitas kejadian itu dijabarkan lebih lanjut. Teknik observasi ini digunakan untuk mengamati secara langsung dan tidak langsung tentang perilaku personel sekolah terutama kepala sekolah yang terkait dengan kinerja dan kompetensi jabatannya. Pengukuran minat dengan metode observasi mempunyai satu keuntungan karena dapat mengamati dalam kondisi yang wajar, jadi tidak dibuat-buat. Observasi dapat dilakukan dalam setiap situasi dan pencatatan hasil-hasil observasi dapat dilakukan selama observasi berlangsung.
2. Wawancara
Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapandilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara (interviewer) yangmengajukan pertanyaan dan pewawancara (interviewee) yang memberikanjawaban atas pertanyaan itu (Moleong, 2007: 186).Peneliti harus mencatat teknik yang mana kondisi dan situasi yangmana mendukung penerimaan informasinya yang paling tepat. Sebaiknyapada waktu uji coba, digunakan tape recorder (Arikunto, 2007: 228).Teknik wawancara dipergunakan untuk mnengadakan komunikasidengan pihak-pihak terkait atau subjek penelitian, antara lain kepalasekolah, pembantu kepala sekolah urusan kurikulum, sarana prasarana,guru, pengurus komite sekolah, dan siswa dalam rangka memperoleh penjelasan atau informasi tentang hal-hal yang belum tercantum dalam observasi dan dokumentasi. Wawancara ini dilakukan peneliti dengan subjek penelitian yangterkait dengan kepentingan pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten sekaligus digunakan untuk mengkonfirmasikan data yang telah terkumpul melalui observasi dan dokumentasi. Pelaksanaan interview biasanya lebih baik dilakukan dalam situasi yang tidak formal, sehingga percakapan akan dapat berlangsung lebih bebas.
3. Dokumentasi
Analisis dokumen dilakukan untuk mengumpulkan data yang bersumber dari arsip dan dokumen baik yang berada di sekolah ataupun yang berada berada diluar sekolah, yang ada hubungannya dengan penelitian tersebut. Menurut Arikunto (2007:231), dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda dan sebagainya. Dokumen dalam penelitian sebagai sumber data karena dalam banyak hal dokumen sebagai sumber data dimanfaatkan untuk menguji, menafsirkan, bahkan untuk meramalkan. Dokumen digunakan untuk keperluan penelitian menurut Guba dan Lincoln (dalam Moleong, 2007:217), karena alasan : 1) Dokumen digunakan karena merupakan sumber yang stabil, kaya, dan mendorong, 2) berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian, 3) berguna dan sesuai dengan penelitian kualitatif karena sifatnya yang alamiah, sesuai dengan konteks,lahir dan berada dalam konteks, 4) dokumen harus dicari dan ditemukan, 5.)hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tubuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten. Dokumen antara lain berupa kebijakan-kebijakan pemerintah, kepala sekolah, komite sekolah,dan prestasi akademik (hasil semester dan Ujian Akhir Nasional). Dokumentasi digunakan untuk mempelajari berbagai sumber dokumentasi terutama yang berada di sekolah itu sendiri dan didukung oleh sumber-sumber yang representatif.
4. Angket atau kuesioner
Angket atau kuesioner jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu, isi pertanyaan dalam kuesioner pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan dengan interview.
5. Inventori
Inventori adalah suatu metode untuk mengadakan pengukuran sejenis kuesioner, perbedaannya dalam kuesioner responden menulis jawaban yang relative panjang, sedangkan inventori responden memberi jawaban dengan memberi tanda cek, lingkaran atau tanda yang lain yang berupa jawaban-jawaban singkat.
Metode pengukuran minat yang digunakan dalam penelitian ini mengggunakan teknik angket atau kuesioner, karena teknik ini sangat efektif dan efisien dalam pengggunaan waktu, mengingat banyaknya subjek penelitian yang digunakan, yaitu siswa kelas 3 SMP Negeri se-kota Malang Tahun Ajaran 2007-2008. Tes inventori adalah tes-tes yang terutama menggunakan paper and pencil. Tes inventori merupakan self report Questionnare, untuk menentukan karakteristik-karakteristik kepribadian, minat (interested), sikap (attitude), dan nilai-nilai (value). Tes inventori sangat berguna untuk mengetahui karakteristik kepribadian seperti minat, penyesuaian diri, motivasi, dan prasangka. Namun perlu di ingat bahwa alat-alat tes yang digunakan umumnya tidak ada yang sempurna dan masing-masing tes hanya menjelaskan satu atau beberapa aspek kepribadian.
I. PENGUKURAN PERSONALITAS DAN MINAT
Test personalitas digunakan untuk mengukur aspek-aspek dasar personalitas pelamar,seperti introversi, stabilitas, dan motivasi. Banyak test personalitas yang proyektif; suatu stimulus yang tidak jelas seperti noda tinta atau gambar yang kabur disajikan kepada orang yang  mengikuti  test, yang kemudian diminta. untuk menafsirkan atau bereaksi terhadap stimulus itu. Karena gambar-gambar itu tidak jelas, maka penafsiran ita akan berasal dari dalam diri  orang itu sendiri diproyeksikan ke luar. la diperkirakan  memproyeksikan sikap dan ide emosinya tentang kehidupan ke dalam gambar itu.Test personalitas- terutama jenis yang proyektif  merupakan test yang paling sulit untuk dinilai den digunakan. seorang ahli harus menilai penafsiran dan reaksi penguji dan menarik kesimpulan dari situ untuk memutuskan personalitas orang yang bersangkutan. Kegunaan test seperti itu bagi keperluan seleksi terletak pada asumsi bahwa dapat ditemukan hubungan antara beberapa ciri personalitas yang dapat diukur (seperti introversi) dengan keberhasilan. Dalam pelaksanaan pekerjaan. Kuiesioner minat membandingkan minat orang-orang dalam berbagai keahlian. Dengan demikian apabila  seseorang mengikuti strong. Campbell Inventory, ia akan menerima laporan yang menunjukkan minatnya dalam hubungan  dengan minat orang-orang yang telah bekerja dalam keahlian seperti akuntan, insinyur, manajer atau teknisi kedokteran. Kuesioner itu dapat bermanfaat dalam perencanaan karier, karena seseorang kemungkinan akan melaksanakan pekerjaan lebih baik apabila pekerjaan itu mencakup  aktivitas-aktivitas yang ia minati.
Ø  Cara Melihat Minat
1. Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu obyek
2. Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan
3.Menggunakan alat yg telah distandarisasi, dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan, apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB, dll.
Ø  Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat :
a. Konseling Karier
b. Konseling Pekerjaan
c. Penjurusan Siswa

pengakuan kelemahan iblis

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.

Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah kepadamu untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras."

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat), "Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?"

Maka jawab Nabi dengan marah, "Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari surga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayyub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa 'Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah Azza Wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?".

Taklimat Iblis, "Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul 'Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya."

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu."Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1) :
"Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?"

Jawab Iblis :

"Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini."
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.
Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku."

Pertanyaan Nabi (2) :
"Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?"

Jawab Iblis :

"Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.
Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. demikianlah aku goda mereka setiap saat."

Pertanyaan Nabi (3) :
"Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?"

Jawab Iblis:
"Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid'ah dan carut-marut.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut."

Pertanyaan Nabi (4) :
"Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"

Jawab Iblis:
"Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku"

Pertanyaan Nabi (5) :
"Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?"

Jawab Iblis :
"Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.
Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman."

Pertanyaan Nabi (6) :
"Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis :
"Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya."

Pertanyaan Nabi (7) :
"Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis :
"Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya."

Pertanyaan Nabi (8) :
"Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?"

Jawab Iblis :
"Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa."

Pertanyaan Nabi (9) :
"Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"

Jawab Iblis :
"Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk."

Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.

Sayyidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, "Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku", karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'.

Sayyidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, "Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid."

Sayyidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' – dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya."

Pertanyaan Nabi (10) :
"Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?

Jawab Iblis :
"Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.
Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur."

Pertanyaan Nabi (11) :
"Siapa yang serupa dengan engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam."

Pertanyaan Nabi (12) :
"Siapa yang mencahayakan muka engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."

Pertanyaan Nabi (13) :
"Apakah rahasia engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis :
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari."

Pertanyaan Nabi (14) :
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"

Jawab Iblis :
"Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang."

Pertanyaan Nabi (15) :
"Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?"

Jawab Iblis :
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya."

Pertanyaan Nabi (16) :
"Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?"

Jawab Iblis :
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."

Pertanyaan Nabi (17) :
"Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat."

Pertanyaan Nabi (18) :
"Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam."

Pertanyaan Nabi (19) :
"Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"

Pertanyaan Nabi (20) :
"Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"

Jawab Iblis :
"Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, 'Syurga itu di bawah telapak kaki ibu'"
Dasam Syamsudin 27 Jun, 2011

Sabtu, 18 Juni 2011

Mario Teguh-Golden Ways

 
Empat Pelemah Masyarakat:

Dia ingin sejahtera,
tapi bertahan di pekerjaan yang buruk,
karena meyakini tidak ada rezeki Tuhan di tempat lain.

Dia ingin jadi orang besar,
tapi memilih pekerjaan kecil yang sesedikit mungkin bebannya.

Dia ingin dihormati;
tapi hati, mulut, dan tindakannya penuh dusta dan kepalsuan.

Dia membayar untuk menjabat,
agar bisa mencuri saat menjabat.

Marilah kita lebih berhati-hati.
 
 
Hampir semua kesulitan hidup kita
bersumber dari hubungan kita
yang tidak baik dengan sesama.

Rezeki dari Tuhan disampaikan kepada kita
dalam pergaulan dan persahabatan,
baik dalam perniagaan atau dalam
pelayanan kemasyarakatan yang lain.

Sehingga,

B. Meningkatkan kualitas pendekatan pribadi
agar menjadi karyawan yang produktif dan popular,

akan memperbaiki penghormatan orang lain kepada kita.

Mario Teguh
Semua yang Anda kerjakan dan yang Anda hasilkan,
harus menjadi kemampuan Anda berikutnya,
untuk menghasilkan lebih baik dan lebih banyak.

Pertumbuhan kemampuan Anda
tidak boleh berupa kenaikan pendapatan
yang hanya bisa ditunggu, seperti gaji.

Pertumbuhan hasil Anda
harus ditentukan oleh jumlah waktu
dan besarnya pikiran dan tenaga yang Anda keluarkan,
yang bermanfaat bagi hidup orang lain.

Mario Teguh
 
 
Saat kita berubah, semuanya tampak berubah.

Karena,

Penderitaan adalah nama dari rasa pengamatan,
mengenai sesuatu yang sebetulnya adalah rahmat,
tapi yang dilihat oleh hati
yang tidak meyakini penyelamatan Tuhan.

Sehingga,

Hati yang melihat baiknya,
yang meyakini haknya untuk berbahagia,
akan mampu melihat anugerah di balik kesulitan.

Sesungguhnya, bersama kesulitan datang kemudahan.

Damailah ...

Mario Teguh
 
 
Syarat untuk berhasil
dalam tiga pilihan Anda,
adalah kejujuran.

Orang yang tidak jujur,

A. mungkin menjadi menteri atau presiden
tapi akan dibantai derajatnya walau masih menjabat

B. mungkin dia menjadi konglomerat
tapi harus bersembunyi agar tidak dipenjara

C. jangan sampai pensiun dan
dikunjungi cucu-cucu yang lucu, di penjara.

Yang terbaik,
adalah menjadi orang jujur
yang bermanfaat bagi sesama.

Mario Teguh
 
 
Orang yang mengerjakan sesuatu
yang bisa dilakukan oleh banyak orang
akan dihargai seperti orang kebanyakan.

Orang yang mengerjakan
yang bisa dilakukan oleh sedikit orang
akan dihargai lebih tinggi.

Dan dia yang mengerjakan
yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain,
akan diberikan penghargaan
yang belum pernah terjadi.

Berapa banyak orang
yang bisa melakukan yang Anda kerjakan,
menentukan kelas Anda.

Mario Teguh
 
 
Dan engkau datang kepadaku mengeluh,
hidup ini sulit membuatmu bersemangat,
karena semuanya tidak pasti.

Ketahuilah, bahwa justru karena itulah
engkau harus bergembira.

Jika semua tidak pasti, berarti semuanya mungkin.

Karena semuanya tidak pasti,
maka belajar dan bekerja keraslah
agar engkau bisa mendapatkan kemungkinan baik.

Sesungguhnya
engkau hanya akan sebahagia dugaanmu,
dan seberhasil upayamu.

Mario Teguh
 
 
Hasil Anda hari ini,
adalah penambah kemampuan Anda
untuk menghasilkan lebih baik esok hari.

Janganlah meniru mereka
yang menghabiskan hasil hari ini
untuk kesenangan yang
tidak memperkuat diri mereka,
yang bahkan hanya menjebak mereka
dalam hutang yang memenjarakan hati.

Kita hidup hanya satu kali,
mengapakah harus kita biarkan gerah
dan gelisah, karena kita tidak tegas
memilih yang baik bagi kita?

Mario Teguh
 
 
Jika Tuhan berkenan
untuk menyejahterakan dan
membahagiakan seseorang,
tidak ada apa dan siapa pun
yang mampu mencegah-Nya.

Maka marilah kita menjadi pribadi
yang lebih patuh,
agar Tuhan selalu berkenan
untuk menjawab harapan hati kita.

Semoga Anda selalu berada
dalam lindungan kasih sayang Tuhan,
agar Anda belajar dan bekerja
dengan hasil yang baik dan besar,
di hari yang penuh kemungkinan ini.

Mario Teguh
 
 
Yang membahayakan
dari perilaku buruk orang lain kepada Anda,
bukanlah perilakunya, tapi dampaknya
kepada kedamaian Anda.

Rasa kecewa dan marah Anda
bisa merusak suasana hati,
dan mendorong Anda untuk
menjadi seburuk mereka
dengan rencana untuk membalas.

Abaikanlah.

Sebagian dari kita adalah cobaan bagi kita yang lain.

Hiduplah untuk masa depan Anda yang lebih baik,
walau tanpa mereka.

Bersabarlah.

Mario Teguh
 
 
Pak Mario, saya minder.
Dia tampan, saya tidak,
dia berprestasi, saya tidak.

Bagaimana caranya
agar saya tidak merasa minder?

Jangan minder.

Lelaki, jika semakin tidak tampan,
memang harus semakin sabar.

Anda kalah, khan sekarang?!

Kalau nanti Anda sukses, pangkat tinggi,
kaya, dan beken, Anda tinggal pilih!

Sabar.

Setiap orang sedang menunggu.

Tapi tidak setiap orang sedang menghebatkan diri.

Mario Teguh
 
 
Janganlah meninggalkan dunia ini
tanpa memberitahu mereka yang mencintai Anda,
bahwa Anda mencintai mereka.

Jangan biarkan mereka galau bertanya-tanya,
dan menghabiskan sisa hidup,
tanpa mengetahui apakah Anda pernah mencintai mereka.

Datangi dan peluklah, rengkuh dan bisikkanlah,
atau telepon dan sampaikanlah
bahwa Anda mencintainya,
dan bahwa kehidupan tak akan seindah ini tanpanya.

Sekarang ya?

Mario Teguh
 
 
Cinta melukai hanya dia
yang cenderung memiliki daripada memberi.

Cinta adalah kekuatan
yang mengindahkan hati dan kehidupan
jika tujuan utamanya adalah memberi.

Dan dia yang cintanya
menumbuhkan jiwa yang dicintainya,
akan terlindungi dari luka cinta.

Tapi dia yang mencintai
untuk tujuan menguasai,
akan pedih terluka
karena cinta menolak digunakan
untuk memanjakan penguasaan
atas kebebasan jiwa lain.

Mario Teguh

like